Minggu, 08 Desember 2013

Mengisi Jiwa Yang Kosong "Apakah Hidup Kita Bernilai?"


Dear,
Mendengar kata “kosong” kira-kira apa yang pertama ada dibenakmu?

Apakah kehampaan?
Tak berisi?
Tak berhasil?
Tak berarti?
Tak ada guna?
Atau ada yang lain?

Hemmm…….
Tapi dalam perhitungan matematika, ”kosong (nol)” memiliki makna berarti, tanpa angka nol apalah angka 1,2,3,4,5……. dst. Nol (kosong) dalam angka memiliki sebuah nilai yang berharga, tanpa angka nol mungkin kita takan pernah mendengar angka seratus, seribu, sejuta......... dst.
Lalu bagaimanakah peranan angka Nol dalam”kosong” dalam kehidupan atau nilai dari diri kita? Apakah akan sama dengan nilai angka tadi (ketika bergandeng denagn angka-angka lainnya) coba pikirkan dan renungkan Sejenak?
Jika nilai diri kita “Nol” berarti kita tak memiliki nilai apa-apa!!
Lalu bagaiman agar diri kita Bernilai dan Berharga?

Jawaban yang sebenarnya ada pada diri anda. APAKAH HIDUP ANDA INGIN BERNILAI DAN BERHARGA? Ataukah TIDAK? Depend on for your Choice? Tergantung pada apa yang anda pilih.

"Ketika dirimu merasakan kehampaan,ketika dirimu merasakan kekosongan hanya ada satu cara untuk mengisinya. Berusahalah untuk terus meningkatkan kualitas diri,banyak belajar,Lebih mendekatkan diri pada Allah, Jangan pernah berhenti untuk terus mengokohkan Visi dan Misi hidupmu, Berbagilah dengan mereka apa yang bisa kau bagi"

Entah…….................
Pembelajaran hidup……
Pengetahuanmu……...........
Hartamu jika mampu………...
Juga kebahagiaanmu……............

Ketika jiwamu mengalami kekosongan,pertama sadari dulu apa yang  menyebabkan  kehampaanmu.
Apakah selama ini kau jauh dari siraman rohanimu? sehingga sifat-sifat ketuhanan tak bersemayam dihatimu?
Apakah kekosongan hatimu diakibatkan oleh orang yang sangat kau cintai? lalu dia pergi meninggalkanmu?
Apakah  karena sebuah bencana   yang membuatmu trauma dan menghilangkan semua yang telah kau bangun dengan susah payah?

Sungguh ironis memang……
Tapi itulah kenyataannya……......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar